Selasa, 30 Desember 2014

3.1 DEFINISI SIKLUS PENDAPATAN

DEFINISI SIKLUS PENDAPATAN
Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.
  • Penerimaan/pendapatan kas perusahaan berasal dari 2 sumber utama yaitu :
  1. Kas dari penjualan tunai
  2. Kas dari piutang usaha
Tiga (3) Fungsi Dasar SIA dalam Siklus Pendapatan :
  1. Mendapatkan dan memproses data mengenai berbagi aktivitas bisnis
  2. Menyimpan dan mengatur data untuk mendukung pengambilan keputusan
  3. Memberikan pengawasan untuk memastikan keandalan data serta menjaga sumber daya organisasi
  • Berikut merupakan Prosedur Pendapatan dari Penjualan Tunai:
  1. Pelanggan yang merasa cocok dengan produk yang sudah dipilih melakukan pembayaran secara tunai ke Kasir.
  2. Kasir menerima pembayaran tunai (kas) dari Pelanggan. Kemudian Kasir membuat Laporan Penerimaan Kas (LPK) dan dikirimkan ke Bagian Keuangan.
  3. Bagian Keuangan membuat Laporan Penjualan Tunai (LPT) rangkap 2. Lembar 1 dikirimkan ke Pimpinan dan Lembar 2 disimpan sebagai arsip.
  • Aktivitas Bisnis Siklus Pendapatan
Empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan :
  1. Penerimaan pesanan dari para pelanggan
  • Mengambil pesanan pelanggan
  • Persetujuan kredit
  • Memeriksa ketersediaan persediaan
  • Menjawab permintaan pelanggan
  1. Pengiriman barang
  • Ambil dan pak pesanan
  • Kirim pesanan
  1. Penagihan dan piutang usaha
  • Penagihan
  • Pemeliharaan data piutang usaha
  • Pengecualian : Penyesuaian rekening dan penghapusan
  1. Penagihan kas
  • Menangani kiriman uang pelanggan
  • Menyimpannya ke bank
- Tujuan Siklus Pendapatan
Tujuan utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai.
Tujuan – tujuan lain :
o Semua transaksi telah diotorisasikan dengan benar
o Semua transaksi yang dicatat valid (benar-benar terjadi)
o Semua transaksi yang valid, dan disahkan, telah dicatat
o Semua transaksi dicatat dengan akurat
o Asetdijaga dari kehilangan ataupun pencurian
o Aktivitas bisnis dilaksana

Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar